Kominfotiks Rohil Sosialisasikan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat

Doposting Oleh : Admin Web Rokan Hilir | Tanggal Posting :17 November 2020 | Dudah Dilihat : 71 Kali Dilihat

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui dinas komunikasi informatika, statistik dan persandian (Diskominfotiks) mensosialisasikan pembentukan kelompok informasi masyarakat (KIM) kabupaten Rokan Hilir di aula lantai 7 Hotel Kesuma Jalan Riau Bagansiapiapi, Senin (16/11/2020). Hadir peserta saat ini dari 18 kecamatan degan nara sumber pembicara Drs Ita Mariani,Mpd dari dinas komunikasi, informatika dan statistik provinsi Riau.

“Pemerintah merasa perlu untuk memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat karena informasi merupakan hal yang penting. Namun tidak semua masyarakat yang memiliki kemampuan dalam mengakses dan menggali informasi melalui teknologi yang sudah berkembang belakangan ini,”ujar pj Kadis kominfotiks Hermanto kepada journalis, Senin (16/11/2020).

Oleh karenanya, tambahnya kemudian,  keterbatasan pemerintah maka pemerintah perlu membangun sinerginitas dengan kelompok kelompok masyarakat yang akan mendistribusikan informasi-informasi pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah dan informasi informasi  yang berkembang di masyarakat yang dapat diterima pemerintah melalui saluran saluran informasi.

“Ini perlu suatu tindak lanjut bagaimana untuk mengevaluasi apakah sosialisasi ini bisa di implentasikan dengan baik,”tuturnya.

Pengertian Kelompok informasi masyarakat (KIM) ini adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.

Tujuan KIM adalah sebagai mitra pemerintah dalam penyebarluasan, sosialisasi dan desiminasi informasi pembangunan kepada masyarakat. Kemudian sebagai mediator komunikasi dan informasi pemerintah dan pembangunan secara timbal balik dan berkesinambungan. Selanjutnya sebagai forum media untuk pelayanan komunikasi dan informasi pemerintah dan pembangunan.

“Ada juga informasi bernilai ekonomi sebagai contoh jika ada masyarakat yang terbatas jangkauan informasi sedangkan memiliki produk ekonomi maka KIM ini bisa menginformasikannya kepada masyarakat yang lain.”katanya. (andy) Sumber : https://riau.indonesiasatu.id/

 

Rilis oleh: Diskominfotiks Rokan Hilir

Komentar