Kabupaten Rokan Hilir Punya Objek Wisata Baru, Namanya Danau Napangga, Kalau Hari Libur Bisa Dikunjungi 2.000 Wisatawan

Doposting Oleh : Admin Web Rokan Hilir | Tanggal Posting :03 September 2018 | Dudah Dilihat : 141 Kali Dilihat

Kabupaten Rokan Hilir terus menggali potensi wisata yang ada di daerah tersebut, dan salah satu yang kini menjadi viral di media sosial adalah Danau Napangga yang terletak di Desa Tanjung Medan Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir.

Banyak Netizen bertanya-tanya keberadaan Danau ini karena foto dan videonya tersebar luas. Bahkan ada masyarakat lokal juga menanyakan di mana posisi danau tersebut melalui akun Instagram dan Fanpage @genpi.rohil yang saat ini sudah mencapai jangkauan lebih dari 50.000 pengunjung sebagai akun resmi GenPI Kabupaten Rokan Hilir.

 

Ketua GenPI Kabupaten Rokan Hilir Jhony Charles, BBA MBA mengatakan, dalam beberapa hari terakhir pengunjung mulai berdatangan dari Kabupaten luar dan masyarakat lokal juga tentunya, bahkan  setiap hari nya mencapai 500 pengunjung dan dihari libur sudah mencapai 2.000 pengunjung menurut laporan dari pengelola danau.

 

Tanjung Medan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir mempunyai tempat wisata yang beberapa tahun silam sudah menjadi tempat kunjungan masyarakat lokal. Di Tanjung Medan ada sebuah aliran sungai yang kerap disebut masyarakat sebagai Danau.

Danau ini juga mempunya pantai musiman, setiap musim kemarau air danau menyurut tampaklah di tepian danau pantai kecil bisa menjadi persinggahan masyarakat penangkap ikan.

Dulu, Danau ini dikunjungi oleh masyarakat lokal yang mengandalkan seekor binatang bernama Codot (panggilan Buaya Peliharaan yang berumur puluhan tahun) untuk penarik pengunjung yang penasaran ingin melihat Buaya tersebut, suatu kebanggaan bagi masyarakat setelah berkunjung untuk melihat Codot.

Melihat potensi alam dalam beberapa tahun ini danau ini layak dijadikan tempat wisata bagi wisatawan yang menginginkan alam natural yang masih segar, maka pihak pengelola danau dan masyarakat setempat sepakat memberi nama danau ini menjadi Danau Napangga.

Kemudian sebelum diresmikan oleh Bupati Rokan Hilir, masyarakat tempatan Desa Tanjung Medan juga sudah membuat agenda pada hari Sabtu (18/8/2018) untuk meriahkan festival dengan mengangkat kearifan lokal budaya melayu Semah Lauik dan Pengukuhan Tujuh Kepala Suku Pemangku Adat Melayu.

‘’Semah Lauik adalah acara ritual Adat Melayu agar tempat wisata tersebut terjaga dari gangguan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan, dengan menyembelih seekor kambing dimasak oleh masyarakat kemudian dihidangkan untuk disantap bersama-sama oleh masyarakat yang hadir,’’ kata Sumini Pengembang Danau Napangga sekaligus menjabat sebagai Ketua Bid. Offline GenPI Rohil Sabtu (1/9/2018).

Kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan kepala suku adat sebagai pemimpin suku di kalangan masyarakat-masyarakat di Desa Tanjung Medan (Datuk Mandao, Pucuk Suku Melayu, Pucuk Suku Kuti, Pucuk Suku Ampu, Pucuk Suku Kandang Kopuh dan Pucuk Suku Mais Mandailing) yang dikukuhkan Datuk Penghulu (Kepala Desa) Tanjung Medan.

‘’Kepala suku ini yang akan menjadi penengah jika warganya dari salah satu suku tersebut ada masalah di kalangan masyarakat,’’ kata Undin.

Lokasi wisata ini juga telah diresmikan Bupati Rokan Hilir, Suyatno, Minggu (19/8/2018) yang lalu bertepatan setelah hari jadi Indonesia yang ke 73.

"Penasaran kan guys? Silahkan pantau terus berbagai infonya melalui Instagram maupun Fanpage @genpi.rohil. Akun-akun ini juga bisa dijadikan sebagai sarana berbagi pengalaman pengunjung yang telah menikmati Pesona Danau Napangga," pungkas tutupnya.

Komentar