Ini Tanggapan Ketua DPRD Terkait Rencana Pembangunan Lapas 2021

Doposting Oleh : Admin Web Rokan Hilir | Tanggal Posting :27 Juni 2020 | Dudah Dilihat : 94 Kali Dilihat

ROKAN HILIR — Para warga binaan yang kini mendekam di jeruji besi kamar-kamar kecil didalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas A Bagansiapiapi yang dulunya lebih di kenal dengan sebutan Rumah Tahanan (Rutan) kini kembali mendapat kabar gembira. Pasalnya, pembangunan dan pemindahan Lapas ini kembali di rencanakan pihak Kementrian Hukum dan Ham dan wacananya akan di realisasikan di tahun anggaran 2021 mendatang. Namun, apakah wacana ini masih sama seperti yang terjadi sejak 10 tahun silam.

 
Semoga saja wacana ini tidak ada kaitannya dengan politik dan murni dilaksanakan untuk kepentingan warga binaan Lapas Kelas A Bagansiapiapi yang sekarang ini sudah mengalami over kapasitas lebih dari 800 persen dari yang seharusnya hanya untuk diisi 98 orang warga binaan. Harapan baru untuk ruang baru bagi warga binaan ini berdasarkan pernyataan yang di ungkapkan Kakanwil Kumham Riau, Drs. Ibnu Chuldun SH Msi, Jumaat (26/06/2020) lalu melalui pertemuan yang di gelar di Pekanbaru, Riau bersama Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno Amp akan dilaksanakan pembangunanya di tahun 2021.
 
Menyikapi rencana pihak Kakanwil Kumham Riau tersebut, Pemkab Rohil telah pula menyiapkan lahan seluas 10 hektar di Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih seperti yang di lakukan sejak 10 tahun silam. Sejalan dengan rencana itu, Kakanwil Kumham Riau, Drs Ibnu Chuldun SH Msi juga mengungkapkan akan berkunjung ke Rohil Kamis depan untuk melihat kondisi terkini Lapas Bagansiapiapi. Hal ini seperti seolah-olah untuk meyakinkan bahwa rencana itu serius akan direalisasikan. 
 
Warga binaan adalah seperti warga biasa pada umumnya, hanya saja tubuh mereka dikurung dalam sebuah sel akibat dari perbuatan melawan hukum yang telah mereka lakukan. Walau demikian, bukan berarti mereka harus di bohongi dengan rencana yang telah kesekian kalinya dan dengan kurung waktu 10 tahun lebih namun tak ada realisasinya. Menyikapi terkait rencana pembangunan dan pemindahan Lapas baru tersebut, awak analisariau.com meminta tanggapan Ketua DPRD Rohil, Maston.
 
Ketika ditanyai terkait rencana itu Sabtu (27/06/2020) di sela proses pelaksanaan penyemprotan Disinfektan untuk mencegah dan memutus mata ratai penyebaran virus Corona di kota Bagansiapiapi dirinya meyakini rencana itu bakal terealisasi. "Insyah Allah tahun 2021 karena tanah sudah di hibahkan," kata Maston. Selanjutnya saat di sodorkan pertanyaan seandainya rencana ini tidak juga terealisasi di tahun 2021 mendatang Maston menjawab tau berandai-andai.
 
"Jadi kita hidup ini harus positif, jadi kalau saya di tanya andai saya tak mau, harus siap 2021 dan saya lebih yakin yang ini," terang Maston. Saat di singung terkait rencana tahun-tahun sebelumnya yang mana juga di siapkan lahan bahkan di dua tempat yakni 14 hektar di Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko dan 15 hektar di Pedamaran oleh Pemda Rohil. Khusus untuk di Kepenghuluan Parit Aman Maston mengaku bahwa tak terealisasi selama ini di akibatkan oleh lahan yang di siapkan tak sesuai dengan pagu anggaran.
 
"Untuk yang di Parit Aman itu tidak sesuai nilai pembangunanya itu lebih besar karena infrastruktur tidak lebih baik seperti di Ujung Tanjung," ungkap Maston sembari mejelaskan walau sempat diangarkan pembangunan oleh pemerintah pusat melalui APBN untuk lahan di Kepenghuluan Parit Aman bila tidak jadi itu berarti batal dilakukan. Lagi-lagi diujung wawancara Maston meyakini bahwa rencana pembangunan Lapas baru di Ujung Tanjung pada 2021 mendatang akan terealisasi. 
 
"Mereka sudah lihat lokasi oke sih, dekat dengan Polres, dekat dengan pengadilan segala halnya jauh lebih bagus termasuk faktor pendukungnya. Insyak Allah-lah berdoa 2021," tandas Maston. Kini tak hanya warga binaan, seluruh keluarga yang di tinggalkan oleh warga binaan demi mempertanggung jawabkan perbuatanya ini juga sangat mengharapkan rencana ini benar-benar terealisasi. Sebab, mereka tentu tidak tega melihat baik itu suami, ayah, ibu, paman, abang, kakak, adik mereka berhimpitan dalam satu ruang sel.
 
Hal ini seperti yang di tuturkan salah satu keluarga warga binaan Lapas Bagansiapiapi berinisial I. Kepada Analisariau.com ia berharap rencana itu benar-benar nantinya terwujud. "Kita sih berharap ini terwujud, karena kita gak tega juga ya mereka harus sekamar dengan puluhan orang dalam ruang sempit. Kita memang tak pernah lihat langsung tapikan mereka cerita dan untuk mendengarnya saja udah gimana," sebut salah satu ibu rumah tangga asal Bagansiapiapi ini. 
 
Dirinya mengaku pernah mendengar kabar bahwa rencana pembangunan Lapas baru ini sudah lama namun tak kunjung terealisasi. "Kita ada dengan kabar sih, tapi kalau bisa jangan begitu lagilah. Kasihan kan mereka yang di dalam. Coba kalau kita yang di sana gimana rasanya. Memang mereka bersalah atas perbuatanya, tapikan mereka juga punya hak untuk mendapatkan tempat yang lebih layak," cetusnya.
 
 
***(erik)
 
Editor : Ingatan

http://www.analisariau.com/2020/06/ini-tanggapan-ketua-dprd-terkait.html?m=1

Rilis oleh: Diskominfotiks Rokan Hilir

Komentar