Begini Harapan Pemkab Rohil Agar Penggunaan Dana Desa Bukan Hanya Terfokus pada Infrastruktur

Doposting Oleh : Admin Web Rokan Hilir | Tanggal Posting :15 Oktober 2018 | Dudah Dilihat : 119 Kali Dilihat

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Rokan Hilir, Riau,  Jasrianto, S.Sos, M.Si mengatakan, pemerintah pusat telah mengevaluasi bahwa mayoritas penggunaan Dana Desa (DD) hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur desa. Untuk itu, pemerintah mengharapkan kepada perangkat desa untuk berpikir apa yang harus digunakan selain digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

''Dalam hal ini desa dirangsang untuk berpikir apa kira-kira yang bisa dibuat di desanya, sehingga dana itu bisa berkembang," ujar Jasrianto usai mengadakan acara Bursa Inovasi Desa, Kamis (11/10/2018) di gedung pertemuan Misran Rais, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Jasrianto mengatakan, kriteria agar dana desa cepat berkembang adalah dengan menggunakan dana itu untuk mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jika BUMDes ini berpenghasilan, maka desa tersebut bisa membuat program lainnya.

Dikatakannya, untuk Rohil sendiri, sebenarnya sudah melakukan apa yang diwacanakan pemerintah pusat. Hanya saja, selama ini program tersebut belum terdokumentasikan dengan baik.

''Contohnya, dalam slide tadi ada pengelolaan buah-buahan, ubi dalam kemasan dan makanan khas lainnya," ungkapnya.

Sementara itu Wabup Rohil, Drs Jamiluddin mengakui, selama ini penggunaan DD dan ADD belum maksimal. Untuk itu kedepan dia berharap, melalui acara ini para penghulu maupun lurah dapat mengikuti arahan yang disampaikan sesuai dalam materi tersebut.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Rohil Jamiluddin. Seluruh datuk penghulu dan lurah serta camat se-Rohil dan seluruh Kepala BPKep hadir untuk mendapatkan pengarahan program inovasi desa itu.

Komentar