Potensi Perkebunan


Data Perkebunan Tahun 2015

Perkebunan mempunyai kedudukan yang penting didalam pengembangan pertanian baik ditingkat nasional maupun regional. Tanaman perkebunan yang merupakan tanaman perdagangan yang cukup potensial didaerah ini ialah kelapa sawit, karet dan kelapa. Pada tahun 2015 luas areal perkebunan adalah 285.123,5 ha dengan produksi 710.898,5 ton CPO, 67.590,6 ton karet kering, 5.848,9 ton kopra, 4 ton kopi, 118 ton kakau dan 82,1 ton pinang.

 

Data Perkebunan Tahun 2013

Perkebunan mempunyai kedudukan yang penting didalam pengembangan pertanian baik ditingkat nasional maupun regional. Tanaman perkebunan yang merupakan tanaman perdagangan yang cukup potensial didaerah ini ialah kelapa sawit, karet dan kelapa. Pada tahun 2013 luas areal perkebunan adalah 285.123,5 ha dengan produksi 710.898,5 ton CPO, 67.590,6 ton karet kering, 5.848,9 ton kopra, 4 ton kopi, 118 ton kakau dan 82,1 ton pinang.

 

Data Perkebunan Tahun 2012

Pada tahuun 2012 luas lahan perkebunan adalah 280.473.70 ha dengan produksi 692.040.57 ton, yang terdiri dari 26.065,18 ton karet, 5.834,00 ton kelapa, 659.924,00 ton kelapa sawit, 3,99 ton kopi, 124,60 ton cokelat, dan 88,00 ton pinang.

Perkebunan mempunyaimkedudukan yang penting di dalam pengembangan pertanian baik di tingkat nasional maupun regional. Tanaman perkebunan yang merupakan tanaman perdagangan yang cukup potensial di daerah ini ialah kelapa sawit, karet dan kelapa.
Pada tahun 2008 luas areal perkebunan adalah 240.849 ha dengan produksi 4.380.834,05 ton, yang terdiri dari 4.273.223 ton kelapa sawit, 84.712,30 ton karet, 22.858,30 ton kelapa, 1,20 ton kopi an 39,25 ton kakao


data terkini Perkebunan Rokan Hilir ada di Dinas Perkebunan

Dokumen dan Data