Terminal Pelabuhan Angkat Ekonomi Masyarakat

Doposting Oleh : Admin Web Rokan Hilir | Tanggal Posting :10 Desember 2018 | Dudah Dilihat : 125 Kali Dilihat

Tak hanya pembangunan pelabuhan international dilanjutkan, kendati tahun depan 2019 nanti pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan juga akan membangun terminal serta kantor guna menunjang sarana pelabuhan tersebut. Hal ini menurut Bupati Rohil H. Suyatno bakal mengangkat ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Rohil H. Suyatno, AMp saat meninjau dari dekat kegiatan pembangunan pelabuhan international tersebut di Jalan Lintas Pesisir. “2019 akan dibangun kembali bangunan fisik yaitu terminal dan kantor. Ini sangat luar biasa, jelas saja anggaran akan ditambah untuk pebangunan dermaga dan terminal kantor. Dengan begitu sudah pasti ekonomi masyarakat dengan adanya terminal pelabuhan bakal meningkat,” kata Bupati Rohil H. Suyatno.

Target pembangunan ini sebenarnya sempat tertunda sekitar setahun lalu, pasalnya mangkrak dikarenakan tidakadanya kejelasan sertifikat tanah lahan liokasi pembangunan. Maka apa yang diminta pemerintah pusat itu, Pemda dengan sigap menyediakan dan memberikan sertifikat tanah tersebut, maka tahun ini dilanjutkan kembali dengan alokasi anggaran Rp 20 miliar lebih.

Dan proses pembangunannya, pada tahun 2019 ditargetkan bakal rampung.  Sebagai pemerintah daerah pihaknya sangat bersyukur dengan adanya pembangunan ini “Insya Allah rampung 2019. Kita patut bersyukur, ada pelabuhan skala international di Rohil ini,” ujarnya.

Setelah selesai dibangunnya pelabuhan dan sejumlah sarana penunjang lainnya. Menurut Bupati Rohil H. Suyatno, pemerintah pusat harus memikirkan bagaimana selanjutnya akses transportasi darat di Rohil agar menunjang beroperasinya pelabuhan tersebut.

“Setelah dibangun pelabuhan ini, pemerintah pusat harus memikirkan akses transportasinya apakah harus diperlebar atau ditingkatkan. Karena ini akan menjadi pusat keluar masuknya barang lewat laut,” ungkapnya.

Selain Pelabuhan yang tengah digesa pembangunannya ini, direncanakan juga akan dibangun pelabuhan di Panipahan, sebab Panipahan merupakan sebuah daerah yang bertatapan langsung dengan selat melaka. Maka sudah seharusnya memiliki pelabuhan. Dan juga mayoritas masyarakatnya berhadapan dengan akses transportasi laut.

“Kasihan di sana tidak ada pelabuhan. Pemda siap untuk memberikan sertifikat kawasan lahan pembangunan, maka perlu disurvei dan melakukan survei kelayakan. Panipahan letaknya sangat strategis. Dan aktifitas masyarakatnya memang hari-hari menggunakan transportasi laut,” pungkasnya.

Komentar