Logo
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Negeri Seribu Kubah

BUPATI ROHIL AFRIZAL SINTONG MINTA IZIN PENGELOLAAN SUMUR TUA BLOK ROKAN

girl
314 Kali Dilihat
BUPATI ROHIL AFRIZAL SINTONG MINTA IZIN PENGELOLAAN SUMUR TUA BLOK ROKAN

Bagansiapiapi - Silaturahmi Perdana Bupati dan Wakil Bupati Rohil bersama Insan Pers pada acara Coffee Morning di Hotel Lion jalan Mawar Bagansiapiapi. Kamis (17/6/2021).

Acara bertema "sinergi media masa dalam menyebarluaskan informasi cerdas, guna membangun Generasi Bernas" itu di ikuti setidaknya 120 (seratus dua puluh) orang Wartawan. Dihadiri oleh Afrizal Sintong Bupati dan H. Sulaiman Wabup Rohil serta Asisten II Ali Asfar dan Kadis KominfoTIK Hermanto, S.Sos.

Sebagai pembuka Kadis Kominfotik Hermanto, S.Sos sekaligus penyelenggara acara mengatakan. "Acara ini atas inisiasi bapak Bupati. Sebagaimana ia sangat ingin menyapa dan bersilaturrahmi dengan Insan Pers Rohil." Jelasnya. 

Acara berlangsung sekitar 2 (dua) jam berjalan dengan khidmat. Terlihat raut bahagia para wartawan yang hadir hari ini di sinyalir telah sekian lama tak pernah lagi melaksanakan temu ramah dengan pihak Pemda Rohil. 

Di tambah lagi, acara kali ini di hadiri oleh Bupati Afrizal Sintong dan Wakil Bupati H. Sulaiman yang baru saja dilantik tanggal 11 Juni 2021 lalu.

Mengawali sambutannya, Afrizal Sintong terlebih dahulu menyapa para Wartawan. Bupati yang terkenal santai dan ramah tersebut. Dengan khas senyumnya sembari mengulas tentang kondisi Rohil dan terobosan-terobosan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan lapangan pekerjaan.

"Terima kasih rekan-rekan media, silaturrahmi hari ini wujud dari keterbukaan Pemda terhadap media. Kita ingin wartawan bersama-sama mendorong pembangunan. Salah satunya mempromosikan daerah dan menyuarakan terobosan-terobosan yang kita gagas." Imbuhnya.

Terobosan-terobosan yang dimaksud Afrizal Sintong ialah sebuah perencanaan dalam menggali potensi Rohil. Ia mengatakan, Rohil merupakan Wilayah terbesar eksplorasi. Tapi Rohil tak berdaya disebabkan UU telah menetapkan System B to B. System' yang mengharuskan keikutsertaan Rohil berinvestasi modal didalam pengelolaannya. 

Sejauh ini Rohil hanya memperoleh Dana Bagi Hasil (DBH) dari Blok Rokan. Sedangkan merujuk data penerimaan DBH tahun 2020 Rohil hanya berkisar 150 Milyar. 

"Hal ini rasanya kurang adil. Kita sebagai Wilayah terbesar hanya mendapatkan DBH. Sementara DBH tersebut mengalami penurunan tahun ke tahunnya. Untuk itu kita harus melakukan terobosan. Kita gesa DPRD membuat perda perubahan terhadap BUMD PD SPR menjadi PT. SPR. Nantinya, BUMD ini yang mengekplorasi 400 sumur tua blok Rokan yang ada di wilayah Rohil." Ulas Afrizal Sintong.

Dalam kesempatan ini Afrizal Sintong tak lupa mengeluhkan APBD yang kian menurun tiap tahunnya. Sebagaimana pada tahun 2021 hanya 1.3 triliyun. Sementara beban pembangunan semakin besar. Belum lagi dari sisi tenaga kerja, kekurangan lapangan pekerjaan perlu jadi perhatian. Karena akan berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi.

"Jika di izinkan Rohil mengelola sumur-sumur tua tersebut secara tradisional. Maka dalam rinciannya, untuk 400 sumur diperkirakan menyerap sebanyak 4000 tenaga kerja. Sedangkan pendapatannya di asumsikan sebesar 500 Milyar. Untuk itu, kita mengajak media bersama-sama meminta kesediaan pusat memberi izin." Jelas Afrizal Sintong.

Sebagai penutup, Wakil Bupati Rohil H. Sulaiman alias Bang Haji leman biasa ia di sapa menyampaikan.