Pertanian
Perkebunan
Perikanan
Peternakan
Kehutanan
Pariwisata
Industri & Perdagangan
Pertambangan & Energi
Perbankan & Koperasi
 
Air Bersih
Tenaga Listrik
Transportasi & Komunikasi
Pengairan
Sarana Perhubungan
 
Agama
Pendidikan
Kesehatan
Peradilan dan Kriminalitas
Sosial Lainya
Transmigrasi
Ketenagakerjaan
Perumahan
Kependudukan
 
BAGAN SIAPIAPI
Hujan Ringan
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu : 23 - 34 °C
Kelembapan : 47 - 98 %
Kecepatan Angin : 16 (km/jam)
Arah Angin : Utara
Bupati Suyatno Minta Seluruh OPD Bertanya Kepada BPKP Tentang Kelemahan Dalam Pelaporan Keuangan
Kamis, 28 Desember 2017 | Dituliskan di kategori: Berita | Dibaca 149 kali
Ditulis Oleh : heru
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir, Suyatno mengakui, masih banyak kelemahan dalam menyusun laporan keuangan pemerintah. Untuk itu dia meminta seluruh OPD agar lebih banyak bertanya kepada narasumber dari BPKP Riau dan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir.

"Kita menurunkan tim pegawai BPKP Riau kesini tidak semudah yang dibayangkan. Saya meminta seluruh perangkat OPD harus lebih proaktif bertanya agar persoalan yang selama ini tidak tahu menjadi tahu," kata Suyatno ketika membuka acara gelar pengawasan dan workshop penyelenggaraan SPIP dilingkungan Pemkab Rohil, Senin (21/12/2017), di gedung serbaguna, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.Acara yang bertemakan " Kita Upayakan Percepatan Maturitas Penyelenggaraan SPIP Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir", merupakan bagian dari program BPKP Riau yang akan turun keseluruh Kabupaten diRiau dalam rangka memberikan sosialisasi tentang tatacara pelaporan keuangan pemerintah.

Suyatno mengatakan, kepala OPD berkewajiban untuk menggerakkan seluruh jajarannya sampai kelini bagian bawah dengan bekerja penuh supaya sistem pemerintahan berjalan maksimal terutama pada saat akhir tahun anggaran dalam menyusun laporan keuangan.
"Janganlah sampai keluar tutur bahasa untuk apa kerja siang malam, bukannya ada honor.. Saya sebagai pimpinan bukannya tidak ada perhatian,"pungkasnya.

Menurutnya, tindak lanjut dari acara workshop ini harus diterapkan ke masing masing OPD. Apalagi ada tim dari Kejari yang akan melakukan monitoring. Jika terjadi kesalahan, konsekwensinya kita sendiri yang akan menanggung resiko.

" Jangan selalu salahkan anggaran. Tidak ada anggaran semuanya jadi macet,"cetusnya.
Menyinggung ketersediaan dana juga membuat tugas kepenghuluan jadi mandek. Suyatno mencontohkan banyaknya SPT PBB yang bertumpuk di kantor kepenghuluan karena tidak diserahkan petugas dari kepenghuluan kepada wajib pajak.

" Masa pendapatan pajak bumi dan bangunan untuk Rohil hanya sebesar Rp 4 Miliar. Saya berharap ini menjadi perhatian kita bersama terutama penghulu tolong berikan perhatian yang lebih kepada honorarium untuk petugas penyampai SPT," pintanya.
Ia berharap untuk kedepan harus dipikirkan bagaimana PAD dari sektor PBB lebih ditingkatkan. Tentunya harus ada kontrol dari pihak kecamatan dan kepenghuluan.

[ Kembali ]
 
Arsip »»
• 09/04/2018 Plt. Bupati Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan PKS.....
• 06/04/2018 Sekretariat Daerah Gelar Pengajian Bulanan.....
• 06/04/2018 Pemkab Rokan Hilir Serahkan LKPD kepada BPK RI.....
• 26/03/2018 Plt Bupati Rohil Lantik 18 Korwilcam Pendidikan se - Rohil.....
• 26/03/2018 Bersama KPK, Plt Bupati Rohil Jamiludin Buka Sosialisasi Bintek e-Filling Aplikasi e-LHKPN.....
• 06/03/2018 Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Buka Rakor Perencanaan Pariwisata Se-Riau Di Rohil.....
• 05/03/2018 Kadis LH Rohil Suwandi S.Sos : Tiga Bulan Bersihkan Sampah Wujudkan Rohil Bersih Dari Sampah.....
• 27/02/2018 Plt Bupati Rohil Drs Jamiludin Pantau Pengerjaan Jembatan Jalan SMU 2.....
• 27/02/2018 Plt Bupati Rohil Drs Jamiludin Buka Sosialisasi Perbup Tentang Manajemen Resiko.....
• 27/02/2018 Plt Bupati Rohil Drs Jamiludin Beri Bantuan Korban Kebakaran Di Kecamatan Bangko.....
Arsip Lengkap »
 
     
Free backlink [Valid RSS]