Pertanian
Perkebunan
Perikanan
Peternakan
Kehutanan
Pariwisata
Industri & Perdagangan
Pertambangan & Energi
Perbankan & Koperasi
 
Air Bersih
Tenaga Listrik
Transportasi & Komunikasi
Pengairan
Sarana Perhubungan
 
Agama
Pendidikan
Kesehatan
Peradilan dan Kriminalitas
Sosial Lainya
Transmigrasi
Ketenagakerjaan
Perumahan
 
BAGAN SIAPIAPI
Hujan Ringan
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu : 23 - 34 °C
Kelembapan : 47 - 98 %
Kecepatan Angin : 16 (km/jam)
Arah Angin : Utara
Hari Jadi IBI ke-66, Suyatno: Bidan harus siap dipanggil 24 jam
Kamis, 14 September 2017 | Dituliskan di kategori: Berita | Dibaca 76 kali
Ditulis Oleh : sarwan
BAGANSIAPIAPI – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno mengatakan bahwa peranan tenaga medis bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangatlah penting, karena itu setiap bidan harus siap memberikan pelayanan selama 24 jam.

“Bidan harus siap dipanggil 24 jam, karena proses melayani ibu hamil itu tidak bisa kita menentukan waktunya,” ujar Suyatno usai membuka Seminar Ilmiah Kebidanan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ke-66 Tahun 2017, di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Rabu (13/9/2017).

Seminar Ilmiah Kebidanan itu dihadiri Ketua DPRD Rohil H. Nasrudin Hasan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Riau Hj Kasmarni, Sekretaris Daerah Drs. H. Surya Arfan M.Si, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) IBI Rohil Rita Zahara, serta para Ketua Organisasi Wanita.

Bupati mengatakan, pengabdian bidan harus dilakukan dengan rasa ketulusan dan keikhlasan. “Artinya mulai dari pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan hingga rujukan, bidan harus mengabdi secara hati nurani,” ucapnya. Selain itu, lanjutnya, bidan juga harus profesionalitas dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saya mengharapkan bidan yang ada di Rohil ini agar dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Nah, ilmu yang mereka miliki sekarang ini perlu ditingkatkan lagi, makanya seminar yang dilaksanakan ini sangatlah penting dalam rangka menambah wawasan mereka,” kata Bupati.

Di Hari Jadi yang ke-66 ini, menurutnya merupakan momentum yang sangat baik bagi tenaga medis bidan, dengan harapan IBI Rohil tetap jaya selalu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Apapun bentuknya masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tidak pandang bulu. Miskin kah, kaya kah dia, maupun orang yang tidak punya sama sekali, yang namanya masyarakat ingin membutuhkan sesuatu di RSUD/puskesmas merupakan kewajiban para tenaga medis. Jangan sampai kasus (Bayi Debora) terjadi di Rohil ini, jangan gara-gara uang sedikit anak meninggal dunia, ini tidak boleh dan itu bukanlah citra seorang bidan,” katanya mengingatkan. (ded)

sumber : seribukubah.com

[ Kembali ]
 
Arsip »»
• 03/10/2017 Rohil Masih Kaya Ikan, 477 Peserta Ambil Bagian Dalam Lomba Mancing.....
• 03/10/2017 Wakil Bupati Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila.....
• 25/09/2017 Serahkan 53 SK CPNS untuk Guru Garis Depan, Pemkab Rohil Berharap Mutu Guru Meningkat.....
• 25/09/2017 Pemkab Rohil Gelar Tabligh Akbar.....
• 15/09/2017 Satpol PP Razia Perizinan Hotel.....
• 14/09/2017 Hari Jadi IBI ke-66, Suyatno: Bidan harus siap dipanggil 24 jam.....
• 14/09/2017 Bupati Resmikan Kantor Camat Pasir Limau Kapas.....
• 12/09/2017 Musim Hujan, Daerah Pesisir Mulai Banjir.....
• 11/09/2017 372 Calon Penghulu di Rohil Jalani Tes Baca Al-Quran.....
• 31/08/2017 Waktu Pemasukan Berkas Beasiswa Diperpanjang.....
Arsip Lengkap »
 
     
Free backlink [Valid RSS]